Skip to content

Waspada Efek Samping Minum Obat Pereda Nyeri Haid

Setiap bulan secara periodik, seorang wanita normal akan mengalami peristiwa reproduksi yang disebut menstruasi. Saat menstruasi, banyak wanita yang mengalami masalah menstruasi, diantaranya adalah nyeri haid atau yang disebut dismenorea.

Nyeri haid atau kram perut saat haid memang sangat menyiksa. Saking tidak tertahankan sakitnya, sehingga dapat mengganggu aktifitas secara normal, yang dapat menyebabkan suasana hati menjadi bad mood. Rasa nyeri haid yang timbul pada umumnya disebabkan oleh terhambatnya atau menurunnya pasokan oksigen ke dalam rahim. Sehingga menyebabkan otot-otot rahim berkontraksi dan menekan pembuluh darah di sekitarnya

Salah satu cara mudah untuk mengatasi nyeri haid adalah dengan minum obat pereda nyeri haid. Tapi taukah resiko efek samping berbahaya obat tersebut dalam jangka panjang terhadap tubuh?

Bagaimana cara kerja obat pereda nyeri haid?

Salah satu opsi untuk mengatasi nyeri haid adalah dengan megonsumsi obat anti inflamasi non steroid (AINS) yang bisa mengatasi rasa nyeri dengan cepat. Obat-obatan ini bisa menghentikan produksi prostaglandin untuk sementara waktu. Padahal hormone prostaglandin sendiri merupakan hormon yang memegang peranan penting di dalam tubuh wanita, tetapi saat produksi hormon yang berlebihan dapat mengakibatkan kram perut dan nyeri yang luar biasa. Menghentikan produksinya meski untuk sementara waktu bukanlah pilihan yang tepat dan malah bisa memberi efek samping lho.

Efek samping berbahaya?

Ada beberapa efek samping yang dapat dialami oleh pengguna, beberapa memang tidak berbahaya, tetapi beberapa efek samping juga dapat mengakibatkan efek yang fatal jika penggunaannya tidak diawasi dengan benar. Beberapa efek samping yang dapat terjadi menyebabkan pendarahan, sakit kepala, diare, mual, kerusakan hati dan masalah lambung. Tidak jarang juga malah dapat membuat nyeri menstruasi makin parah kalau penyebabnya tak diketahui dengan baik. Penggunaan obat minum terlalu sering juga bisa buat kita kecanduan dan ketergantungan setiap bulannya. Salah satu efek jangka panjang yang paling berbahaya adalah resiko terkena penyakit Alzheimer. Maka dari itu, mengonsumsi obat pereda nyeri memerlukan pengetahuan dan pengawasan sebaik-baiknya akan efek samping dari obat tersebut.

Solusi nyeri haid yang lebih aman dan alami.

Selain terapi farmakologi ada terapi yang lebih aman yaitu terapi non farmakologi atau terapi secara alami untuk meredakan nyeri haid. Terapi non farmakologi diantaranya, menempel Menstrucare pada bagian bawah perut dengan merupakan cara paling efektif untuk meredakan nyeri atau kejang otot. Prinsip kerja Menstrucare adalah dengan menggunakan konduksi panas yang dihasilkan secara alami yang aktif otomatis setelah isi dari patch Menstrucare kontak dengan udara. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya pemindahan panas dari Menstrucare Heat Patch kedalam tubuh sehingga akan menyebabkan pelebaran pembuluh darah yang akan menurunkan ketegangan otot dan meningkatkan aliran darah. Selain itu, olahraga ringan seperti yoga sederhana dan stretching, serta mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur sehat dapat mengurangi rasa nyeri saat haid.

Kalau nyeri menstruasi atau kram perut yang terasa sangat tidak tertahankan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Mengonsumsi obat pereda nyeri pun sebaiknya selalu dengan pengawasan dan pengetahuan yang mumpuni akan obat yang dikonsumsi. Jangan sampai kita malah mengonsumsi obat sembarangan yang membuat kita berisiko mengalami efek samping yang berbahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Waspada Efek Samping Minum Obat Pereda Nyeri Haid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gratis Coba
Menstrucare